Kehidupan Pribadi Musisi Matt Corby

Kehidupan Pribadi Musisi Matt Corby

Kehidupan Pribadi Musisi Matt Corby – Corby telah lahir di tanggal 7 November 1990 dan besar di Oyster Bay, New South Wales. Ia merupakan seorang musisi yang banyak menghadirkan karya musiknya yang telah dicintai oleh banyak orang.

Matt Corby menjadi seorang penyanyi dan penulis dari lagu-lagu yang dihadirkannya dengan berbagai album yang membawanya menjadi cukup terkenal di Australia. Dari perjalanan karirnya telah dimulai pada saat ia sudah bermain musik di usianya yang muda dan ternyata menjadi bakat mendalam yang telah dimilikinya sejak lama.

Dengan pengalaman yang luar biasa tentunya membuat bakat yang dimilikinya terus mengalami pengembangan dan menjadi seorang penyanyi hingga saat ini. Matt Corby memiliki ciri khas dari suara yang dihasilkan sehingga banyak sekali penggemarnya di Australia.

Kehidupan Pribadi Seorang Musisi

Matt Corby bersama saudara perempuannya yaitu telah dibesarkan pada imam Kristen sesudah orang tuanya menjadi Kristen pada saat Corby di usia 2 tahun. Corby selalu bernyanyi di gereja dan menyatakan bahwasanya di tahun 2008 saat usianya masih 13 tahun sudah melakukan perjalanan tour bersama tim pelayanan dan berkeliling sekolah hingga gereja.

Kala itu juga mempromosikan Yesus serta mengatasi adanya masalah depresi atau hal yang semacamnya. Pada saat melakukan semua kegiatan tersebut dalam beberapa tahun tentunya membuat dirinya telah berada di gereja sepanjang hidupnya dan terasa sangat menyenangkan.

Matt Corby juga memberikan pernyataan bahwasanya hal tersebut bisa membuatnya lebih mandiri dan bahkan membawanya menjadi lebih dekat bersama Tuhan melalui dorongan pribadinya dengan belajar Alkitab. Matt Corby juga telah menjadi headline Easterfest yang berlangsung di tahun 2008 dan sebuah Hillsong konvensi bersatu.

Meskipun, Matt Corby telah tumbuh sebagai seorang Kristen yang sangat kuat tentunya tidak lagi religius akan tetapi juga paham terhadap tujuan gereja bagi keluarga muda terlebih ketika mempunyai hubungan komunitas serta kebaikan moral kolektif. Corby juga pernah menyatakan bahwasanya Ia orang tukang batu dan tidak terlalu bersimpati terhadap agama.

Hal ini dikarenakan, pada dasarnya Corby merupakan manusia sebagai entitas murni pada saat sudah dilahirkannya ke bumi. Sehingga pastinya mempunyai kemampuan dalam melakukan apa saja sesuai dengan keinginannya.

Di saat usianya sudah menginjak 20 tahun, Corby membaca sebuah buku yang berhubungan dengan filsafat dan ilmu saraf yang pada akhirnya karena menginginkan pengetahuan lebih terkait otak berfungsi sebagian karena pengalamannya yang berhubungan dengan depresi serta kecemasan. Kala itu banyak sekali orang-orang yang mengatakan bahwasanya Corby mengalami depresi sebelumnya khususnya ketika usianya masih muda.

Dari orang-orang itulah tentunya bisa menjadi pembelajaran dan harus pergi untuk menemui seseorang. Akan tetapi keyakinan dari Corby bahwasanya otak manusia ini bisa melakukan lebih dari apa yang menjadi kemampuan dirinya.

Dengan adanya pengaruh dari musik, tentunya membuat Corby lebih semangat lagi untuk memotivasi dirinya berkecimpuk di dunia musik. Pengaruh tersebut berasal dari Crosby, Lauryn Hill, Jeff Buckley, Stills, Sufjan Stevens, Nash & Young, Patrick Watson, Scott Mathews, Nina Simone, Nick Drake, Bob Dylan, Bon Iver, Oits Redding, Charles Bradley, Buddy Guy dan Sam Cooke.

Corby telah menjalin pertemanan yang sangat baik dengan beberapa musisi yang ada di Australia, salah satunya yaitu Jarryd James pandangan Matt Corby sudah membantu dalam mendukung perkembangan musiknya. Sejak awal tahun 2018, Matt Corby telah menjadi seorang ayah dengan kehadiran dari anak pertamanya yaitu Hugh.

Hal ini tentunya berbicara dengan menyampaikannya pada Majalah Beat berhubungan tentang cara untuk menjadi ayah yang bahkan bisa mengubah perspektif dari pemikiran Matt Corby. Ia telah menyatakan bahwasanya dari sebagian besar hidupnya, punya kehadiran musik sudah menjadikan fokus nomor satu dalam hidupnya, akan tetapi ternyata tidak sepenting dari kehadiran seorang anaknya.

Pada saat sudah kembali di dunia musik untuk menjadi penyanyi dan penulis lagu tentunya jauh lebih bahagia dan pastinya tidak seperti terus-menerus dalam mengekspos dirinya hanya terkait dengan musik. Hal ini justru membuatnya semakin kesal karenanya atau bahkan keras terhadap dirinya sendiri.

Matt Corby bisa melakukan permainan musik mulai dari piano, gitar, flute, drum, dan beberapa instrumen lainnya. Sampai saat ini, Matt Corby telah tinggal bersama Kelpie Django sebagai seorang partner serta putra yang ada di peternakan hutan hujan dengan luasnya kisaran 5 hektar yang menghasilkan lagu ciptaannya bernama Rainbow Valley berdekatan dengan Byron Bay NSW.

Single Terbaru Everything’s Fine

Dalam perjalanan karirnya sampai saat ini, Matt Corby telah menghadirkan single terbarunya di tahun 2022 yang pastinya mendongkrak kepopularitasnya di Australia. Di bulan November 2022, Matt Corby telah melakukan perilisan terhadap single pertamanya dalam 2 tahun dengan judul Problems.

Selain itu tepat di Januari 2023, Matt Corby juga memberikan pengumuman terhadap perilisan pada album studio ketiganya yang nantinya akan dihadirkan tidak begitu lama. Salah satunya adalah Everything’s Fine bersama dengan kehadiran dari single keduanya yaitu Reelin.

Dari single tersebut telah dijadwalkan untuk perilisan yang akan dilakukan di bulan Maret 2023. Dengan yang sudah ditentukan pastinya membuat banyak penggemar yang menantikan untuk mendengarkan lagu terbaru dari Matt Corby.
Itulah perjalanan dari kehidupan pribadi seorang musisi ternama di Australia Matt Corby yang menjadi penyanyi serta penulis lagu. Matt Corby juga memiliki jadwal terbaru untuk melakukan perilisan terhadap single terbarunya yang selalu dinantikan oleh para penggemar setianya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *